Smash Bola Voli: Pengertian, Teknik, Latihan, & Kesalahan

Smash Bola Voli – Kalau kita bicara tentang permainan bola voli, tentu tidak bisa lepas dari yang namanya teknik. Untuk teknik bermain bola voli yang akan kita bahas secara mendalam di artikel ini adalah teknik smash bola voli.

Smash ini adalah teknik yang paling menarik bagi setiap pemula yang ingin belajar bermain bola voli. Karena tentu, orang yang hobi bermain bola voli ingin bisa melakukan smash dengan keras dan tajam dan bisa dibilang mematikan.

Tapi, tunggu dulu… dalam permainan bola voli, smash itu cuma salah satu teknik dari berbagai macam teknik dasar permainan bola voli yang ada. Masih banyak teknik-teknik lainnya yang perlu dikuasai.

Kalau menurut saya pribadi, yang lebih penting dari teknik smash ini sendiri adalah teknik passing.

Mengapa passing? Karena kalau saja kita bisa menguasai teknik passing, kita sudah bisa bermain dengan cukup bagus.

Sekarang coba kamu bayangkan. Seandainya dalam sebuah tim, pemainnya hanya bisa smash saja, tanpa menguasai teknik passing. Pasti jadinya bakal kacau. Bahkan untuk menonton permainannya saja sudah tidak tertarik. Karena tidak enak dipandang.

Tapi bagaimanapun, menguasai teknik smash bola voli yang baik juga sangat penting. Karena kalau cuma menguasai passing saja juga kamu cuma bisa bertahan dan sulit untuk melancarkan serangan.

Makanya, di artikel ini akan kita bahas secara tuntas tentang teknik smash bola voli agar kamu bisa lebih mudah dalam mempelajarinya.

Smash Bola Voli

Pengertian Smash

Smash adalah pukulan utama dalam penyerangan yang merupakan upaya untuk mencapai kemenangan.

Untuk dapat berhasil dengan baik dalam melancarkan smash, diperlukan lompatan dan jangkauan yang tinggi oleh pemain.

Smash akan tercapai dengan lebih mudah kalau pemain sudah menguasai teknik dasar bola voli yang lainnya terlebih dahulu.

Sebagaimana yang saya singgung di atas, maka akan lebih mudah kalau kamu sudah menguasai teknik passing terlebih dahulu. Karena smash merupakan sebuah teknik yang memiliki gerakan yang kompleks.

Teknik Smash Bola Voli

teknik smash permainan bola voli
USA Volleyball

Berikut ini tahap-tahap untuk melakukan smash dalam permainan bola voli:

  1. Langkah awalan
  2. Tolakan untuk melompat
  3. Memukul bola ketika melayang di udara
  4. Mendarat kembali setelah memukul bola

Adapun urutan atau langkah-langkahnya dalam melakukan smash adalah sebagai berikut:

  1. Mengambil langkah awalan sekitar 1 sampai 3 langkah.
  2. Langkah yang diambil merupakan langkah kaki yang lebar.
  3. Ketika mendekati net, ayunkan kedua lengan ke belakang.
  4. Hentakkan kedua kaki bersusulan, lalu lompat.
  5. Kemudian lengan yang akan memukul mulai diayunkan ke depan, dan punggung menegang ke belakang.
  6. Pukul bola dengan lengan terjulur, tangan terbuka dan menaungi bola.
  7. Sementara pergelangan tangan mesti longgar.
Baca Juga:  Sejarah Permainan Bola Voli

Dari langkah-langkah tersebut, maka bisa disimpulkan bahwa smash adalah pukulan serangan yang sangat keras, terarah, dan butuh skill yang baik untuk mencetak angka.

Untuk menjadi seorang smasher yang handal, dibutuhkan kegesitan dan kepandaian dalam melompat, serta memiliki kemampuan yang baik dalam memukul bola sekeras mungkin.

Agar kamu bisa melakukan teknik smash bola voli secara maksimal, tentu dibutuhkan latihan.

Latihan Smash Bola Voli

Disiplin dalam Latihan teknik smash bola voli

Berikut ini 3 bentuk latihan dasar smash bola voli beserta penjelasannya:

1. Melatih jangkauan loncatan

Lompatan yang tinggi sangat dibutuhkan kalau kamu ingin bisa melakukan smash yang sempurna. Selain untuk smash, lompatan yang tinggi juga berguna ketika kamu melakukan blocking untuk menghalau tembakan pemain lawan.

Berikut cara melatih jangkauan loncatan dalam melakukan smash bola voli:

  1. Sebelum memulai, pilihlah sebuah area yang akan kamu gunakan sebagai tempat latihan sekitar 15 meter.
  2. Untuk memulai, posisikan kaki selebar bahu, tekuk sedikit lutut, dan posisikan lengan di sisi tubuh.
  3. Jauhkan kaki secara sejajar antara satu dengan yang lain, lalu berjongkoklah ke bawah dan ayunkan kedua lengan kembali secara serempak sambil melompat untuk mengambil jarak.
  4. Ketika mendarat, kedua kaki harus menyentuh tanah secara bersamaan dengan lebar bahu seimbang.
  5. Setelah berhasil mendarat dengan baik, ulangi kembali gerakan melompat yang sama.
  6. Lakukan latihan ini dalam 6 set dengan 10 lompatan kedepan yang lebar di setiap set-nya.

2. Memperkuat daya tahan tubuh

Memiliki daya tahan tubuh yang kuat akan memberikan pengaruh yang besar untuk menunjang keterampilan kamu dalam bermain bola voli.

Dengan daya tahan tubuh yang kuat, kamu bisa mendapatkan kemampuan yang lebih baik dalam melakukan teknik-teknik dalam permainan bola voli, seperti passingblocking, dan tentunya smash!

Berikut ini latihan yang dapat kamu lakukan untuk memperkuat daya tahan tubuh kamu:

  1. Dimulai dengan posisi push up dengan siku membentuk sudut 90 derajat, dan lengan menyentuh lantai menghadap ke depan.
  2. Kaki mesti terkunci dan jaraknya selebar bahu.
  3. Kepala, punggung, dan kaki diposisikan membentuk harus lurus.
  4. Hindari untuk merendahkan atau meninggikan bagian pinggang, karena akan mengganggu kerja otot-otot yang dimaksudkan.
  5. Lakukan latihan ini selama 30 sampai 45 detik.
Baca Juga:  Induk Organisasi Bola Voli

Di akhir waktu yang tepat, kamu harus merasa seperti sedikit tidak nyaman, tetapi masih bisa bertahan dengan posisi kamu.

Kalau daya tahan tubuhmu berkurang karena kelelahan, kamu mesti mengurangi durasi, dan meningkatkan repetisi / pengulangan

Serta, untuk membuat otot-otot di dalam tubuh menjadi lebih kuat, kamu dapat meningkatkan durasi, atau hanya menggunakan satu kaki untuk menopang tubuh.

3. Meningkatkan kekuatan ayunan

Adapun bentuk latihan yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kekuatan smash kamu adalah dengan melatih power lengan dan melatih power bahu.

Untuk power lengan, kamu bisa melakukan push up secara rutin sebanyak 30 sampai 50 kali setiap hari. Selain itu juga kamu dapat melakukan angkat beban ringan, misalnya memakai barbel dengan berat sekitar 1 kilogram atau lebih.

Sedangkan untuk power bahu, kamu bisa memakai barbel dan mengayunkannya dengan memutarkannya searah jarum jam atau kebalikannya. Hal ini dapat bermanfaat untuk melenturkan rotasi bahu kamu sehingga dapat membuat ayunan tangan kamu semakin keras dan maksimal.

Agar bisa menghasilkan tembakan smash yang kuat dan tajam, tak hanya kekuatan perut dan pinggang yang dilibatkan, tapi juga ayunan tangan. Bahkan, ayunan tangan ini sangatlah penting dan berpengaruh besar untuk dapat menghasilkan smash yang keras.

Berikut ini langkah-langkah latihannya:

  1. Lakukan pemanasan dengan bahu kamu dengan cara mengayunkannya ke depan sebanyak 10 kali, dan ke belakang sebanyak 10 kali dengan posisi kedua tangan diluruskan.
  2. Setelah bahu kamu mulai terasa panas, dan otot yang tegang sudah dirasa siap untuk menerima tekanan, selanjutnya kamu dapat melakukan ayunan tangan dengan diberi beban.
  3. Latihan beban ayunan ini dapat dilakukan menggunakan barbel sederhana, atau bisa juga dengan memodifikasi benda-benda di sekitar kita untuk dijadikan beban, misalnya botol Aqua yang diisi dengan pasir.
  4. Lakukanlah latihan di atas setidak-tidaknya 100 kali di setiap latihannya.

Lakukanlah latihan ini dengan kontinyu dan teratur.

Karena selain untuk meningkatkan kekuatan ayunan tangan ketika melakukan smash, latihan tersebut juga berfungsi untuk mencegah terjadinya cedera pada bahu yang sering terjadi dalam permainan bola voli, khususnya kepada pemain bola voli yang kurang dalam melakukan pemanasan.

Kesalahan Smash Bola Voli

Melakukan smash dalam permainan bola voli itu kelihatannya mudah. Tapi dalam berlatih, kamu akan mengalami banyak kendala. Misalnya seperti melakukan gerakan yang kurang sempurna sehingga dapat menjadi kesalahan fatal, di mana penguasaan teknik menjadi tidak sempurna.

Baca Juga:  Tujuan Permainan Bola Voli

Dengan mengetahui kesalahan-kesalahan ini, kamu bisa lebih berhati-hati lagi dalam belajar atau melancarkan serangan mematikan ini sehingga tidak terjadi kesalahan dan berhasil melancarkan tembakan yang sempurna.

Inilah beberapa kesalahan yang sering dilakukan ketika melakukan smash dalam permainan bola voli yang dapat kamu jadikan pelajaran agar kamu tidak melakukan kesalahan-kesalahan yang terlalu fatal. Berikut daftarnya:

  1. Mengambil langkah awalan yang terlalu lebar, lalu meloncat. Akibatnya, tidak bisa memukul bola dengan keras.
  2. Meloncat atau take off ketika bola di atas kepala, sehingga pukulan bola menjadi tidak keras.
  3. Siku terlalu ditekuk, akibatnya tinggi raih pukulan menjadi lebih rendah. Apalagi pemukul atau smasher memutar-kan lengannya ke belakang kanan kepala sebelum memukul bola, sehingga gerakan cambukan menjadi kurang efisien dan tidak efektif.
  4. Mendarat hanya dengan satu kaki dan tidak mengeper. Sehingga kaki menjadi sering cedera karena menumpu berat badan yang berat hanya pada satu kaki.
  5. Ketika memukul bola, posisi tubuh terlalu miring di udara. Akibatnya, arah pukulan menjadi terbatas.
  6. Smasher kurang kreatif dan bervariasi untuk menghindari block dari pemain lawan.
  7. Irama awalan, loncatan, cambukan/pukulan, dan pendaratan kurang teratur atau terputus-putus, sehingga gerakan smash menjadi tidak luwes atau kaku. Hal ini juga dapat membuat timing dalam melakukan pukulan smash menjadi tidak tepat.
  8. Ketika meloncat, kedua tangan diayunkan ke arah bawah lewat belakang, sehingga tidak memaksimalkan tinggi loncatan.
  9. Menggenggam jari-jari dan telapak tangan ketika memukul bola. Hal ini akan membuat kamu kesulitan dalam mengarahkan bola dan melancarkan smash yang tajam. Selain itu, bisa membuat bola tidak sampai, atau terkena net.
  10. Meloncat hanya dengan satu kaki. Ini sering kali terjadi ketika melakukan latihan, dan harus kamu hindari. Karena bukannya menghasilkan lompatan yang tinggi, malah bisa menyebabkan cedera.
  11. Tidak melihat bola ketika meloncat dan memukul bola.
  12. Tidak membantu lecutan tangan dengan berat badan ketika melakukan pukulan smash, sehingga hasilnya tidak maksimal.
  13. Ketika memukul bola di udara, kedua lutut kaki ditekuk, sehingga raihan tangan pada bola kurang tinggi. Hal ini menyebabkan smash tidak keras dan tajam.
  14. Gerakan persendian seperti bahu, siku, dan pergelangan tangan kurang lentik.

Video Smash Bola Voli

Itulah hal-hal yang perlu kamu ketahui tentang smash bola voli yang dapat menjadi pelajaran agar kamu menjadi semakin ahli. Kalau menurut kamu informasi ini bermanfaat, silahkan share artikel ini ke teman-teman kamu.

Terakhir, teruslah berlatih untuk menjadi pemain yang handal. Sekian, salam olahraga!


[kkstarratings]

27 pemikiran pada “Smash Bola Voli: Pengertian, Teknik, Latihan, & Kesalahan”

  1. Kenapa ya ketika smash mata saya suka tertutup,,padahal ketika bola di umpankan mata saya melihat pergerakan bola tapi ketika meloncat malah tertutup?
    Mohon jawaban nya

    Balas

Tinggalkan komentar