Kesalahan Smash Bola Voli

KESALAHAN SMASH BOLA VOLI – Saya rasa kita semua pasti sudah tahu kalau permainan bola voli itu merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat populer di Indonesia.

Bermain bola voli dapat meningkatkan daya tahan tubuh orang yang memainkannya, karena olahraga ini dimainkan dengan cara membenturkan bola ke tangan kita.

Untuk bisa bermain bola voli dengan benar, tentu saja ada peraturan dalam permainan bola voli yang harus kita taati.

Karena dalam permainan apapun, pasti ada peraturan yang menentukan bagaimana berjalannya permainan tersebut, dan permainan harus berjalan sesuai peraturan yang ada.

latihan fisik bola voli
Menguasai teknik bola voli itu penting.

Kita juga paling tidak harus menguasai teknik-teknik dasar bola voli untuk dapat bermain dengan baik. Karena tanpa menguasai teknik dasar yang baik, permainan akan menjadi berantakan. Bahkan ditonton pun menjadi sangat tidak menarik.

Teknik-teknik dasar tersebut secara garis besarnya bisa dibagi menjadi 4 macam. Yaitu teknik service, teknik passing, teknik blocking, dan teknik smash.

Definisi singkatnya, service adalah teknik dalam memukul bola ketika permainan dimulai, passing adalah teknik menerima bola untuk melawan serangan lawan atau mengoper bola ke teman satu tim, blocking adalah teknik menghalau bola yang dipukul oleh pemain lawan di depan net, dan smash adalah pukulan serangan yang dilakukan dengan kuat dan menukik  ke daerah lawan.

Mengenai cara melakukan teknik-teknik ini, silahkan baca penjelasannya di artikel yang saya tulis khusus membahas tentang teknik dasar bola voli.

Nah, salah satu dari keempat teknik tersebut merupakan teknik yang semua pemain bola voli paling ingin untuk bisa menguasainya.

Apa itu?

Smash!

Siapa yang tidak ingin melakukan smash dengan keras dan menukik tajam? atau bisa disebut mematikan?

Pastinya, seorang pemain bola voli pemula bercita-cita untuk bisa melakukan smash yang sempurna, dan menghasilkan poin.

Tapi…

Semua itu tentu tidak bisa diraih dengan mudah. Kita harus berlatih secara ekstra untuk dapat mewujudkannya.

Dalam hal ini, kamu bisa membaca langkah-langkah detail-nya yang saya tuliskan di artikel yang khusus membahas tentang teknik smash dalam permainan bola voli.

teknik smash permainan bola voli
USA Volleyball

Melakukan smash dalam permainan bola voli itu kelihatannya mudah. Tapi dalam berlatih, kamu akan mengalami banyak kendala. Misalnya seperti melakukan gerakan yang kurang sempurna sehingga dapat menjadi kesalahan fatal, di mana penguasaan teknik menjadi tidak sempurna.

Dalam bahasan kali ini, saya akan mencoba untuk menjelaskan kepada kamu tentang beberapa kesalahan umum yang sering terjadi dalam melakukan smash bola voli.

Dengan mengetahui kesalahan-kesalahan ini, kamu bisa lebih berhati-hati lagi dalam belajar atau melancarkan serangan mematikan ini sehingga tidak terjadi kesalahan dan berhasil melancarkan tembakan yang sempurna.

Oke, mari kita masuk ke pembahasan yang sudah kamu tunggu-tunggu…

14 kesalahan umum dalam melakukan smash bola voli

teknik-smash-bola-voli
Via: FIVB

Inilah beberapa kesalahan yang sering dilakukan ketika melakukan smash dalam permainan bola voli yang dapat kamu jadikan pelajaran agar kamu tidak melakukan kesalahan-kesalahan yang terlalu fatal. Berikut daftarnya:

  1. Mengambil langkah awalan yang terlalu lebar, lalu meloncat. Akibatnya, tidak bisa memukul bola dengan keras.
  2. Meloncat atau take off ketika bola di atas kepala, sehingga pukulan bola menjadi tidak keras.
  3. Siku terlalu ditekuk, akibatnya tinggi raih pukulan menjadi lebih rendah. Apalagi pemukul atau smasher memutar-kan lengannya ke belakang kanan kepala sebelum memukul bola, sehingga gerakan cambukan menjadi kurang efisien dan tidak efektif.
  4. Mendarat hanya dengan satu kaki dan tidak mengeper. Sehingga kaki menjadi sering cedera karena menumpu berat badan yang berat hanya pada satu kaki.
  5. Ketika memukul bola, posisi tubuh terlalu miring di udara. Akibatnya, arah pukulan menjadi terbatas.
  6. Smasher kurang kreatif dan bervariasi untuk menghindari block dari pemain lawan.
  7. Irama awalan, loncatan, cambukan/pukulan, dan pendaratan kurang teratur atau terputus-putus, sehingga gerakan smash menjadi tidak luwes atau kaku. Hal ini juga dapat membuat timing dalam melakukan pukulan smash menjadi tidak tepat.
  8. Ketika meloncat, kedua tangan diayunkan ke arah bawah lewat belakang, sehingga tidak memaksimalkan tinggi loncatan.
  9. Menggenggam jari-jari dan telapak tangan ketika memukul bola. Hal ini akan membuat kamu kesulitan dalam mengarahkan bola dan melancarkan smash yang tajam. Selain itu, bisa membuat bola tidak sampai, atau terkena net.
  10. Meloncat hanya dengan satu kaki. Ini sering kali terjadi ketika melakukan latihan, dan harus kamu hindari. Karena bukannya menghasilkan lompatan yang tinggi, malah bisa menyebabkan cedera.
  11. Tidak melihat bola ketika meloncat dan memukul bola.
  12. Tidak membantu lecutan tangan dengan berat badan ketika melakukan pukulan smash, sehingga hasilnya tidak maksimal.
  13. Ketika memukul bola di udara, kedua lutut kaki ditekuk, sehingga raihan tangan pada bola kurang tinggi. Hal ini menyebabkan smash tidak keras dan tajam.
  14. Gerakan persendian seperti bahu, siku, dan pergelangan tangan kurang lentik.

Itulah beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan saat melakukan smash dalam permainan bola voli yang dapat menjadi pelajaran agar kamu juga tidak melakukan kesalahan-kesalahan tersebut.

Kalau menurut kamu informasi ini bermanfaat, silahkan share artikel ini ke teman-teman kamu untuk me-minimalisir terjadinya cedera ketika teman-temanmu melakukan smash.

Terakhir, teruslah berlatih untuk menjadi pemain yang handal.

Sekian, salam olahraga!

2 pemikiran pada “Kesalahan Smash Bola Voli”

Tinggalkan komentar